Alquran dan Sains Beberkan Asal-usul Besi, Tertulis Lengkap di Surah Al Hadid

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 25 September 2021 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 25 614 2476663 alquran-dan-sains-beberkan-asal-usul-besi-tertulis-lengkap-di-surah-al-hadid-Y5EDn07ndd.jpg Ilustrasi Alquran dan sains mengungkap asal-usul besi. (Foto: Freepik)

ALQURAN dan sains kali ini membeberkan asal-usul beli. Hal itu pun tertulis lengkap di dalam Surah Al Hadid. Ada banyak rahasia yang tertulis dalam kitab suci Alquran, salah satunya penamaan Surah Al hadid atau "Besi".

Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan mengapa besi, salah satu elemen kimia dalam tabel periodik besi (fe= ferrum), secara khusus menjadi nama surah di dalam Alquran? Lalu apa keistimewaan besi dibandingkan benda lainnya yang lebih berharga?

Baca juga: Mengapa Terjadi Hujan Meteor? Ini Jawaban Alquran dan Sains 

Di sini ternyata Allah Subhanahu wa ta'ala menyimpan rahasia besar yang baru terungkap setelah para ilmuwan melakukan penelitian. Allah Ta'ala berfirman:

قَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنْزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ ۖ وَأَنْزَلْنَا الْحَدِيدَ فِيهِ بَأْسٌ شَدِيدٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ اللَّهُ مَنْ يَنْصُرُهُ وَرُسُلَهُ بِالْغَيْبِ ۚ إِنَّ اللَّهَ قَوِيٌّ عَزِيزٌ

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah mengutus rasul-rasul Kami dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al Kitab dan neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia, (supaya mereka mempergunakan besi itu) dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan rasul-rasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa." (QS Al Hadid (57): 25)

Dikutip dari kanal YouTube Taqqarub Light, dalam ayat tersebut terdapat kata "Wa anzalnal-hadida" yang artinya "Dari kami turunkan besi". Kata turunkan besi berarti memiliki makna bahwa besi tidak dibuat di bumi, melainkan turun dari langit. Hal ini pun terjawab setelah Profesor Armstrong dari NASA atau Mohamed Asladi yang berpandangan bahwa "memang besi diturunkan dari langit". Sains memberikan ilmu kepada manusia bahwa besi termasuk logam berat yang tidak dapat dihasilkan oleh bumi sendiri.

Penjelasan ilmiah tentang besi astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi berasal dari bintang-bintang raksasa di luar angkasa. Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya bumi tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri.

Baca juga: Alquran dan Sains: Rasa Manis Delima Bermanfaat untuk Tenggorokan hingga Paru-Paru 

Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam bintang-bintang tersebut tidak lagi menanggungnya dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova".

Akibat ledakan ini meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta. Semuanya bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Seorang ilmuwan terkenal yang menjadi pembicara dalam seminar 'Mukjizat Ilmiah Alquran Al Karim,' Dr Strong juga mengatakan hal yang sama. Ia telah melakukan berbagai penelitian terhadap sejumlah barang tambang bumi dalam sejumlah penelitian laboratorium, namun hanya satu jenis barang tambang yang sangat membingungkan para ilmuan yaitu besi.

"Dari sisi kapasitasnya, besi memiliki bentuk (struktur) yang unik. Agar elektron-elektron dan nitron-nitron dapat menyatu dalam unsur besi maka ia butuh energi yang luar biasa mencapai empat kali lebih besar dari total energi yang ada di planet matahari kita," ungkapnya.

Baca juga: Nyamuk Keluarkan Bunyi Berdengung ketika Terbang, Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi, melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi". Persis seperti dinyatakan dalam ayat Alquran.

Inti besi sebagai perisai medan magnet bumi fakta selanjutnya, sabuk radiasi yang membentuk energi tinggi terdiri dari proton dan elektron, mengelilingi ribuan kilometer di atas bumi, diberi nama Sabuk Van Allen.

Sabuk ini melindungi bumi dan isinya dari ledakan dahsyat energi matahari yang terjadi setiap 11 tahun sekali yang disebut solar flares. Ledakan dahsyat ini bila tidak ditahan di angkasa dapat menghancurkan semua kehidupan di bumi dengan kekuatan setara 100 juta bom atom Hirosima. Perlindungan juga didapat dari serangan badai kosmis yang membahayakan umat manusia.

Sabuk ini terbentuk dari inti bumi yang besar, yaitu terdiri dari besi dan nikel. Keduanya membentuk medan magnet yang besar, yaitu tidak dimiliki oleh planet lain kecuali Planet Merkurius dengan radiasi yang lebih lemah.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Alasan Rasulullah Anjurkan Konsumsi Yoghurt 

Dari sini mungkin kita paham mengapa besi menempati salah satu judul surah di dalam Alquran. Inti besi tadi dan nikel "melindungi makhluk bumi" berupa perisai elektromagnetik dengan "kekuatan yang hebat". Namun yang terpenting Alquran ingin menunjukkan kepada manusia bahwa besi tidak dapat diproduksi di bumi, besi langsung diturunkan dari langit untuk dimanfaatkan oleh manusia.

Elemen berat besi, FE-57 dan Al Hadid surah ke-57, karakter selanjutnya berhubungan dengan elemen kimia dalam tabel periodik. Manusia tidak mungkin menafsirkan 'surah besi' tanpa "membedah" elemen kimia besi.

Berikut karakteristiknya yang berhubungan dengan kata Al Hadid tanpa mengenal sifat-sifat besi. Manusia tidak akan mengetahui "keindahan" surah besi ini yang diletakkan pada nomor 57.

Secara ilmiah unsur besi mempunyai empat isotap, yaitu 54, 56, 57, dan 58. Lalu yang stabil ada tiga yaitu 56, 57, dan 58. Dari ketiganya isotop 57 adalah satu-satunya yang punya nuclear spin. Uniknya ini sesuai dengan urutan Al Hadid (besi) yang merupakan surah ke-57.

Kata "besi" dalam Alquran disebut 90 kali dalam enam ayat berbeda. Salah satu keterangan menarik dari hal yang menarik lainnya adalah penjelasan yang berhubungan dengan "rahasia" Dzulkarnain pada surat Al Kahfi (18) Ayat 96 yang artinya berarti "gua". Ayat tersebut berkisah tentang "pintu besi" yang dibangun oleh Dzulkarnain "di antara kedua puncak gunung". Suatu saat akan hancur ketika kiamat telah dekat.

Baca juga: Awan Bisa Berbentuk Gelombang Tsunami, Ini Penjelasan Alquran dan Sains 

Cara Mengolah Besi

Alquran tidak hanya menjelasakan dari mana besi berasal, namun juga bagaimana cara mengolahnya. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman dalam Surah Al Kahfi Ayat 96 dan QS Saba Ayat 10:

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ ۖ حَتَّىٰ إِذَا سَاوَىٰ بَيْنَ الصَّدَفَيْنِ قَالَ انْفُخُوا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَعَلَهُ نَارًا قَالَ آتُونِي أُفْرِغْ عَلَيْهِ قِطْرًا

"Berilah aku potongan-potongan besi. Hingga apabila besi itu telah sama rata dengan kedua (puncak) gunung itu, berkatalah Dzulkarnain: 'Tiuplah (api itu).' Hingga apabila besi itu sudah menjadi (merah seperti) api, dia pun berkata: 'Berilah aku tembaga (yang mendidih) agar aku tuangkan ke atas besi panas itu'." (QS Al Kahfi (18): 96)

وَلَقَدْ آتَيْنَا دَاوُودَ مِنَّا فَضْلًا ۖ يَا جِبَالُ أَوِّبِي مَعَهُ وَالطَّيْرَ ۖ وَأَلَنَّا لَهُ الْحَدِيدَ

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman): 'Hai gunung-gunung dan burung-burung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud', dan Kami telah melunakkan besi untuknya." (QS Saba (34): 10)

Baca juga: Alquran dan Sains: 6 Bintang Paling Terang Ternyata Punya Nama Arab 

Salah satu teknik mengolah besi ialah dipanaskan hingga mendidih atau menjadi bara, lalu baru bisa dibentuk sesuai keinginan. Lagi-lagi proses ini 100 persen persis dengan apa yang disebutkan dalam Al Quran. Uniknya Alquran menjelaskan bahwa cara ini sudah dipakai beradab-adab jauh sebelum para sains modern seperti sekarang ini.

Allah Subhanahu wa ta'ala sudah menjelaskan segala bidang ilmu secara terperinci yang tetulis dalam kitab suci Alquran, pedoman hidup paling utama, sumber ilmu yang sungguh luar biasa yang bisa manusia pelajari. Sungguh besar kuasa Allah Ta'ala dengan segala ke maha besar-Nya.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Keistimewaan Lebah, Bisa Obati Berbagai Penyakit 

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya