Share

Jadi Mualaf, Anak Band Hardcore Ini Tinggalkan Alkohol hingga Zina

Melati Septyana Pratiwi, Jurnalis · Jum'at 31 Desember 2021 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 12 31 621 2525694 jadi-mualaf-anak-band-hardcore-ini-tinggalkan-alkohol-hingga-zina-TqbgHibNoC.png Kisah Deen anak band hardcore mantap jadi mualaf. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

MEMILIKI masa lalu kelam tidak menjadi halangan untuk seseorang bisa berubah menjadi lebih baik. Allah Subhanahu wa ta'ala akan memberikan hidayah Islam kepada siapa pun yang Dia kehendaki, tidak peduli apa pun latar belakangnya.

Seperti halnya kisah seorang anak band aliran heavy hardcore bernama Deen yang akhirnya memilih menjadi mualaf. Setelah melalui perjalanan hidup berliku, Deen pun menemukan ketenangan dalam ajaran agama Islam.

Baca juga: Demi Jadi Mualaf, Pria Ini Rela Jari-Jari Tangannya Dipotong sang Ayah 

Kisah Deen anak band hardcore mantap jadi mualaf. (Foto: YouTube Renung Kalbu)

"Saya adalah seorang musisi musik heavy hardcore sangat keras, sangat ekstrem," ujar Deen ketika mengenang kembali masa lalunya, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Renung Kalbu, Jumat (31/12/2021).

Kehidupan Deen ketika masih menjadi musisi musik hadrcore sangat dipenuhi hal-hal tidak terpuji. Misalnya, mengonsumsi alkohol, berzina, dan segala hal yang dilarang dalam ajaran agama.

Sebenarnya sebelum berpindah keyakinan, Deen adalah seorang penganut agama. Keluargan Deen bisa dibilang taat beragama. Terbukti, ayahnya merupakan seorang pemuka agama dan sang adik pun berniat mengikuti jejak sang ayah. Jadi pada dasarnya Deen bukanlah sosok yang sama sekali tidak mengenal agama.

Baca juga: Jadi Mualaf, Gadis Cantik Mantan Ateis Ini Alami Banyak Keajaiban ketika Pakai Hijab 

Pencariannya terhadap Islam dimulai ketika Deen mulai muak dengan kehidupannya. Hal ini berujung pada pemikiran Deen bahwa ia harus mencari 'kebenaran'.

"Saya tidak bisa berpegang pada apa pun," kata Deen.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ia mulai mempelajari berbagai ilmu pengetahuan, termasuk juga konspirasi yang berkaitan dengan beberapa agama. Hingga pencariannya berujung pada pertemuan dengan Syekh Ahmeed Deedad.

"Dia orang pertama yang mengenalkan Islam kepadaku," ujarnya.

Baca juga: Kisah Haru Putri Raja Bali Jadi Mualaf, ketika Wafat Mengeluarkan Asap Harum 

Menurut penggambaran Deen, Syekh Ahmeed Deedad adalah seseorang Muslim yang memahami agama terdahulunya dengan baik, bahkan lebih baik dari Deen yang memang kala itu penganutnya.

"Semua yang ia katakan adalah benar," lanjut Deen.

Berawal mengenal Islam dari Ahmeed Deedad, pencarian Deen terhadap Islam terus berlanjut. Deen pun menemukan sosok dr Zakir Naik dan mualaf bernama Yusuf Estes. Ia kerap menonton kedua tokoh tersebut ketika menyampaikan materi kajian Islam. Lambat laun, Deen tertarik membaca kitab suci Alquran.

"Saat mulai membaca Surah Al Baqarah, itu untukku, saya tahu bahwa ini adalah kebenaran yang berbicara," katanya.

Baca juga: Kisah Mualaf Mantan Aktivis Rumah Ibadah, Berawal Baca Sejarah Hari Raya di Mading 

Menurut Deen, terasa ada perbedaan ketika membaca Alquran dan kitab lamanya. Selama membaca kitab suci umat Islam ini, Deen mengatakan seolah-olah Allah Subhanahu wa ta'ala tengah berbicara langsung kepadanya.

Pada akhirnya Deen mengucapkan dua kalimat syahadat di salah satu masjid di kawasan Sydney, Australia. Tanpa ia sadari, momen bersyahadat ternyata bertepatan dengan malam pertama Ramadhan. Ia melihat ramainya masjid kala itu dan membuat hati Deen terasa begitu indah.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini