Keajaiban Alquran, Terhindar dari Sakit Mata hingga Merasa Kenyang saat Puasa

Yudistira, Jurnalis · Selasa 30 Juni 2020 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 30 614 2238641 keajaiban-alquran-terhindar-dari-sakit-mata-hingga-merasa-kenyang-saat-puasa-94TD720pvs.jpg Kitab suci Alquran. (Foto: Shutterstock)

KITAB suci Alquran merupakan pedoman hidup kaum Muslimin. Di dalamnya berisi firman Allah Subhanahu wa ta'ala sebagai petunjuk menuju surga. Kebenaran dan panduan hidup sesuai syariat Islam juga dijelaskan dalam Alquran.

Alquran merupakan kitab suci yang menjadi pedoman hidup, pembeda antara haq dan bathil, kabar gembira, obat hati, penerang kegelapan, serta penguat wawasan bagi manusia yang membaca dan mengamalkannya.

Baca juga: Keutamaan Membaca Alquran, Pahala Berlimpah dan Dapat Syafaat di Hari Kiamat 

Sementara Habib Husein bin Hasyim bin Toha Ba'agil menjelaskan pentingnya mentadaburi Alquran. Seorang Muslim harus memiliki sikap sopan santun terhadap Alquran, lalu benar-benar memahami isinya.

"Di antara adab yang paling penting terhadap Alquran adalah mentadaburi isi dan kandungan ayatnya. Bahkan seseorang yang setiap hari melihat Alquran, walaupun tidak membacanya, ia memiliki keutamaan terhindar dari sakit mata dan kebutaan sampai hari akhir," terang Habib Husein, seperti dikutip dari video yang diunggah akun Facebook Rumah Yatim, Selasa (30/6/2020).

Ia mengatakan, keutamaan mentadaburi Alquran juga berdampak pada penyucian pikiran manusia. Orang yang benar-benar memahami Alquran akan terkagum-kagum dan betah berlama-lama membacanya.

Dalam sebuah kisah, lanjut Habib Husein, Sayyidina Usman bin Affan Radhiyallahu anhu sering mendirikan sholat badiyah Isya dengan mengkhatamkan 30 juz Alquran.

Baca juga: Kisah Awal Mula Diharamkannya Khamar dalam Alquran 

Kemudian Sayyidina Muhammad Jamalullail Radhiyallahu anhu mengatakan tidak berani membaca Alquran di bulan Ramadhan pada siang hari sebab akan merasakan kenikmatan kenyang ketika membaca Alquran dan enggan berbuka puasa di sore hari.

Seperti halnya orang yang sedang jatuh cinta dan saling berkirim surat, membaca kitab suci Alquran juga tidak akan merasa bosan, bahkan berkali-kali diulang.

Habib Husein menerangkan, bagi mereka yang mentadaburi Alquran akan timbul rasa cinta ketika membacanya. Mereka tidak akan pernah bosan duduk berlama-lama membaca dengan khusyuk ayat suci Alquran. Bahkan mereka makin berhasrat bertemu dengan Allah Yang Maha Agung.

Ia mengungkapkan, dalam hadis qudsi yang menceritakan mengenai percakapan antara Allah Subhanahu wa ta'ala dan malaikat, memperbincangkan mengenai keutamaan orang yang belajar mengkaji Alquran dalam majelis ilmu.

Allah Subhanahu wa ta'ala bertanya kepada para malaikat, "Wahai malaikat, apa yang mereka (jamaah) lakukan setelah meninggalkan majelis taklim?"

Baca juga: Alquran adalah Mukjizat Terbesar di Bumi 

Kemudian malaikat menjawab, "Mereka sedang menambah zikir, tasbih, tahmid, tahlil, istighfar, serta salawat kepada-Mu."

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala kembali bertanya, "Untuk apa mereka melakukan itu?"

Dijawab oleh malaikat, "Untuk menggapai rida-Mu."

Tadarus Alquran. (Foto: Unsplash)

Allah Subhanahu wa ta'ala kembali bertanya, "Ridho seperti apa yang mereka harapkan?"

Malaikat menjawab, "Mereka mengharapkan surga-Mu dan terhindar dari siksa neraka-Mu."

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Apakah mereka pernah melihat surga dan neraka?"

Malaikat menjawab, "Belum ya Allah."

Baca juga: Sumber Rezeki Muslimin: Keluarga hingga Berkat Istigfar 

Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Sekiranya mereka sudah melihat surga dan beraka, apa yang akan mereka lakukan?"

Malaikat menjawab, "Mereka akan menambahkan kekhusyukannya dalam beribadah kepada-Mu dan akan semakin takut kepada-Mu."

Kemudian Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Wahai para malaikat, bersaksilah bahwa mereka yang duduk di majelis taklim dan berprasangka baik kepada sesama dan kepada-Ku, maka Aku ampuni dosa-dosanya yang telah berlalu dan yang akan datang."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini