Share

Kisah Haru Mualaf Cantik Amira, Alami Cobaan Ditinggal Orang Tercinta Selamanya

Syifa Fauziah, Jurnalis · Rabu 27 Juli 2022 12:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 621 2636946 kisah-haru-mualaf-cantik-amira-alami-cobaan-ditinggal-orang-tercinta-selamanya-dAoKWpjdq4.jpg Kisah mualaf cantik Amira Ann Lee. (Foto: YouTube Tinta Hikmah)

KISAH mualaf cantik kali ini datang dari Negeri Jiran Malaysia. Wanita tersebut merupakan keturunan Tionghoa bernama Lee Eng Hui. Namun setelah menjadi mualaf, namanya berganti jadi Nur Amira Ann Lee binti Abdullah.

Amira memutuskan jadi mualaf pada tahun 2009. Alasan dirinya tertarik dengan ajaran agama Islam karena dia melihat kaum Muslimin bersusah payah melakukan banyak hal seperti puasa dan menutup aurat demi menggapai ridho Allah Subhanahu wa ta'ala.

Baca juga: Cerita Mualaf Cantik Umi Icha, Raih Hidayah Usai Temukan Segala Jawaban dalam Ajaran Islam 

"Saya melihat banyak sekali batasannya, tapi mereka terlihat tetap gembira menjalankannya," ucap Amira, dikutip dari kanal YouTube Tinta Hikmah, Rabu (27/7/2022).

Kisah mualaf cantik Amira Ann Lee. (Foto: YouTube Tinta Hikmah)

Selain itu, dia juga menganggap orang Islam itu begitu cepat menerima kenyataan yang terjadi dalam hidupnya. Amira memberi contoh seperti ketika seseorang kehilangan orang yang disayang. Ia melihat kaum Muslimin cepat menerima dan move on.

"Islam itu indah. Subhanallah, Islam itu begitu indah. Islam adalah jalan hidup. Misalnya seperti setiap bangun pagi kita dibimbing bagaimana melakukan sesuatu. Bagaimana doa bangun tidur, bagaimana doa masuk WC, semuanya. Islam adalah panduan hidup," jelasnya.

Baca juga: Kisah Gadis Cantik Mantap Jadi Mualaf Usai Lihat Sepupu Mengaji di Masjid 

Sejak saat itu Amira pun tertarik dan belajar banyak tentang Islam. Namun perjalanannya sebagai seorang muslim tentu banyak pertentangan dari keluarga, terutama sang ibu yang sempat menangis ketika mengetahui dirinya menjadi mualaf.

"Saya bilang jangan nangis. Saya jelaskan Islam tidak seperti yang ibu pikirkan. Tapi waktu itu ilmu saya belum cukup. Akhirnya ibu pun bisa terima dan kini ibu sudah kembali dan kita duduk bersama. Dan ibu minta didoakan agar mendapat hidayah," tambah Amira.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Tidak sampai di situ, setelah masuk Islam, dia masih bekerja di perusahaan yang tidak memperbolehkan karyawannya memakai hijab.

"Itu juga cobaan, karena saya harus meninggalkan pekerjaan yang biasa saya lakukan. Saya mulai dari awal, Enggak mudah, tapi enggak mustahil. Enggak ada yang mustahil menurut Allah, yang penting berusaha," katanya.

Baca juga: Dapat Hidayah, TikTokers Cantik Ini Yakin Jadi Mualaf hingga Kenakan Hijab Syari 

Cobaan lain pun datang. Setelah menikah, suami Amira meninggal dunia. Perasaan sedih tentu dirasakan oleh ibu satu anak ini. Namun, dia mencoba untuk ikhlas menerimanya.

"Saya rasa itu ujian dari Allah. Allah mengambil apa yang kita punya dan Allah akan memberi pelajaran. Saya akan mengucap Alhamdulillah dalam keadaan seperti itu."

Baca juga: Kisah Pria Jadi Mualaf Setelah Kenal Islam dari Pemuka Agama hingga Rasakan Nikmatnya Sholat Jumat 

"Allah uji dia (suami) dengan sakit. Allah ampunkan dosa-dosanya. Dia juga diizinkan mengucap dua kalimat syahadat ketika dia dijemput oleh Allah. Almarhum juga berpesan agar saya jadi orang Muslim yang taat kepada Allah," tutur Amira.

Dalam kesempatan ini, dirinya pun berpesan kepada orang-orang yang akan masuk Islam untuk tidak ragu dan takut.

"Saya Amira Ann Lee, saya China muslim, dan kamu tidak sendirian. Karena banyak saudara dan kawan akan membantu apa yang kita bisa. Awalnya kayaknya sulit, tapi nyatanya enggak. Islam itu indah, Islam itu mudah, Islam itu jalan hidup. Islam membuat saya jadi orang yang lebih baik," ucapnya.

Baca juga: Bikin Terharu! Kisah Ayah Dukung Putri Cantiknya Jadi Mualaf: Agar Menemukan Kebahagiaan 

Baca juga: Cerita Mualaf Pramugari Cantik, Berawal Antar Jamaah Umrah ke Jeddah 

"Kerabat dan keluarga enggak perlu khawatir jika mau memeluk agama Islam. Karena Islam sangat mengedepankan silaturahmi. Bahkan kita akan lebih sayang dan menghargai keluarga serta teman. Enggak ada yang berubah. Paling yang berubah dari segi penampilan dan tentunya ke arah yang lebih baik lagi," pungkasnya.

Allahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini