Share

Hukum Tajwid Surat At-Tin Ayat 1-8 Lengkap Cara Baca dan Pengertiannya

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 12 Agustus 2022 18:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 616 2646705 hukum-tajwid-surat-at-tin-ayat-1-8-lengkap-cara-baca-dan-pengertiannya-4Z7tvOH2Wy.jpg Ilustrasi hukum tajwid Surat At-Tin Ayat 1-8. (Foto: Freepik)

HUKUM tajwid Surat At-Tin Ayat 1–8 sangat ingin diketahui kaum Muslimin. Pasalnya ketika membaca kitab suci Alquran tentunya harus sesuai hukum tajwid di setiap ayatnya.

Tajwid sendiri secara harfiah artinya mengelokkan atau membaguskan bacaan. Kemudian mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya.

Begitu juga saat membaca Surat At-Tin Ayat 1–8 terdapat hukum tajwid di dalamnya. Ini membuat bacaannya menjadi lebih indah sekaligus membaguskan maknanya.

Berikut isi beserta hukum tajwid Surat At-Tin Ayat 1–8, sebagaimana telah Okezone himpun:

Ayat 1

وَٱلتِّينِ وَٱلزَّيْتُونِ

Wat-tini waz-zaitun

"Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun."

Ayat 2

وَطُوۡرِ سِيۡنِيۡنَۙ

Wa tuuri siniin

"Demi Gunung Sinai,"

Ayat 3

وَهٰذَا الۡبَلَدِ الۡاَمِيۡنِۙ

Wa haazal balad-il amiin

"dan demi negeri (Makkah) yang aman ini."

Ayat 4

لَقَدۡ خَلَقۡنَا الۡاِنۡسَانَ فِىۡۤ اَحۡسَنِ تَقۡوِيۡمٍ

Laqad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim

"Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,"

Ayat 5

ثُمَّ رَدَدۡنٰهُ اَسۡفَلَ سَافِلِيۡنَۙ

Thumma ra dad naahu asfala saafiliin

"Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya,"

Ayat 6

اِلَّا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَلَهُمۡ اَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُوۡنٍؕ

Ill-lal laziina aamanuu wa 'amilus saalihaati; falahum ajrun ghairu mamnuun

"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan; maka mereka akan mendapat pahala yang tidak ada putus-putusnya."

Ayat 7

فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِالدِّيۡنِ‏

Fama yu kaz zibuka b'adu bid diin

"Maka apa yang menyebabkan (mereka) mendustakanmu (tentang) hari pembalasan setelah (adanya keterangan-keterangan) itu?"

Ayat 8

اَلَيۡسَ اللّٰهُ بِاَحۡكَمِ الۡحٰكِمِيۡنَ

Alai sal laahu bi-ahkamil haakimiin

"Bukankah Allah hakim yang paling adil?"

Info grafis sunah-sunah di hari Jumat. (Foto: Okezone)

Hukum bacaan tajwidnya adalah sebagai berikut:

1. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah ta. Dibaca idgham (masuk ke huruf ta).

2. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ta berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

3. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah zai. Dibaca idgham (masuk ke huruf zai ).

4. Mad lin karena huruf ya' sukun didahului oleh huruf zai berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

5. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

6. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf tha berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

7. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf sin berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

8. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

9. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu huruf hamzah, huruf yang disukun, huruf diwaqaf, dan huruf bertasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

10. Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf ba. Dibaca secara jelas.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

11. Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf hamzah. Dibaca secara jelas.

12. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

13. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah dal berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

14. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah qaf berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

15. Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf hamzah. Dibaca secara jelas.

16. Ikhfa karena huruf nun sukun bertemu huruf sin. Cara membacanya samar dengan dengung dan ditahan selama 3 harakat. Pada waktu mengucapkan huruf nun mati, sikap lidah dan bibir dipersiapkan menempati huruf sin.

17. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf sin berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

18. Mad jaiz munfasil alasannya karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat.

19. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah qaf berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

20. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

21. Ghunnah sebab mim bertanda tasydid dan cara membacanya dengan dengung serta ditahan 3 harakat.

22. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah dal berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

23. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf nun berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

24. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf sin berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

25. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

26. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah lam. Dibaca idgham (masuk ke huruf lam).

27. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya' sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

28. Mad badal karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata akan tetapi posisi hamzah lebih dahulu dari huruf mad. Cara membacanya panjang 2 harakat.

29. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf nun berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

30. Ada dua hukum di sini, pertama alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah shad. Dibaca idgham (masuk ke huruf shad ). Kedua, mad asli atau mad thabi’i karena huruf shad berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

31. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha' berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

32. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf hamzah. Cara membacanya dengan jelas.

33. Qalqalah sughra karena huruf qalqalah jim berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

34. Idzhar halqi atau idzhar sebab huruf ra berharakat dhamah tanwin bertemu huruf ghain. Dibaca jelas tidak berdengung sama sekali.

35. Mad lin karena huruf ya' sukun didahului oleh huruf ghain berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

36. Idzhar syafawi karena huruf mim sukun bertemu dengan huruf nun. Cara membacanya dengan jelas.

37. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

38. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf mim berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

39. Alif lam syamsiyah karena huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah dal. Dibaca idgham (masuk ke huruf dal).

40. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

41. Mad lin karena huruf ya' sukun didahului oleh huruf lam berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

42. Tafkhim karena lafaz Allah didahului oleh huruf hijaiyah sin berharakat fathah. Cara membacanya tebal.

43. Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu huruf ha'. Dibaca secara jelas.

44. Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ha' berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

45. Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum huruf yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 sampai 6 harakat.

Demikian penjelasan mengenai hukum tajwid Surat At-Tin Ayat 1–8. Semoga sangat jelas dan bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini