Share

Hukum Tajwid Surat Al Isra Ayat 26-27 Lengkap Bacaan dan Artinya

Intan Afika Nuur Aziizah, Jurnalis · Senin 15 Agustus 2022 09:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 15 330 2647866 hukum-tajwid-surat-al-isra-ayat-26-27-lengkap-bacaan-dan-artinya-RoJrBJShrJ.jpg Ilustrasi hukum tajwid Surat Al Isra Ayat 26-27. (Foto: Shutterstock)

HUKUM tajwid Surat Al Isra Ayat 26–27 sangat penting diketahui kaum Muslimin. Tujuannya agar bisa membacanya dengan tepat sehingga lebih indah sekaligus membaguskan makna yang ada di dalamnya.

Surat Al Isra sendiri terdiri dari 111 ayat dan termasuk golongan Makkiyah atau turun di Kota Makkah, Arab Saudi. Dinamakan Al Isra yang berfaedah karena terkait perjalanan di malam hari atau kejadian Isra Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.

Baca juga: Awal Pekan Simak Jadwal Sholat Hari Ini Senin 15 Agustus 2022M/17 Muharram 1444H 

Adapun ayat 26–27 menjelaskan bahwa umat manusia harus menyisihkan harta berupa zakat, juga dianjurkan untuk bersedekah kepada orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan.

Tidak kalah pentingnya adalah larangan kepada umat manusia supaya tidak boros, karena yang berlaku boros adalah setan.

Berikut isi Surat Al Isra Ayat 26–27, sebagaimana terdapat lengkap dalam Alquran Digital Okezone:

وَاٰتِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَالْمِسْكِيْنَ وَابْنَ السَّبِيْلِ وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيْرًا ٢٦

Wa aati zal qurbaa haqqahoo walmiskeena wabnas sabeeli wa laa tubazzir tabzeeraa

Artinya: "Berikanlah kepada kerabat dekat haknya, (juga kepada) orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros." (QS Al Isra: 26)

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرًا ٢٧

Innal mubazzireena kaanoo ikhwaanash shayaateeni wa kaanash shaytaanu li Rabbihee kafooraa

Artinya: "Sesungguhnya para pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya." (QS Al Isra: 27)

Dalam dua ayat tersebut ada berbagai macam hukum tajwid yang nyaris lengkap di setiap kata. Apa saja? Simak selengkapnya berikut ini, seperti telah Okezone himpun.

Baca juga: Cuma Modal Cerita Asal-asalan, Abu Nawas Menang Sayembara Bikin Raja Tidur Pulas 

وَاٰ: Mad badal karena huruf mad bertemu hamzah dalam satu kata akan tetapi posisi hamzah lebih dahulu dari huruf mad. Cara membacanya panjang 2 harakat.

الْقُ: Alif lam qamariyah sebab huruf alif lam bertemu huruf qaf. Dibaca secara jelas.

بٰى : Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ba berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

قَّهٗ: Mad shilah qashirah alasannya aksara ha (kata ganti) berjumpa dengan aksara selain hamzah. Cara membacanya panjang 2 harakat.

الْمِ: Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu mim. Dibaca secara jelas.

كِيْ: Mad thabi’i karema huruf kaf berharakat kasrah berjumpa ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

ابْنَ: Qalqalah sughra karena huruf qalqalah ba berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

السَّ: Alif lam syamsiyah alasannya huruf alif lam bertemu huruf syamsiyah sin. Dibaca idgham (masuk ke abjad sin).

بِيْ: Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ba berharakat kasrah berjumpa ya sukun dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

وَلَا : Mad thabi’i sebab huruf lam berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

تَبْ: Qalqalah sughra sebab huruf qalqalah ba berharakat sukun dan posisinya di tengah kalimat. Cara membacanya dipantulkan secara ringan.

ذِيْ: Mad asli atau mad thabi’i karena huruf dzal berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

يْرًا: Mad ‘iwadh alasannya adalah ra berharakat fathah tanwin dan diwaqaf. Cara membacanya tanwin dihilangkan dan panjangnya 2 harakat.

اِنَّ: Ghunnah karena nun bertanda tasydid. Cara membacanya dengung ditahan 3 harakat.

الْمُ: Alif lam qamariyah karena huruf alif lam bertemu mim. Dibaca secara jelas.

رِيْ: Mad asli atau mad thabi’i karena huruf ra berharakat kasrah bertemu ya sukun dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

كَا: Mad asli atau mad thabi’i karena huruf kaf berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, aksara bersukun, abjad yang diwaqaf, dan huruf bertasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

نُوْٓ: Mad jaiz munfasil karena huruf mad bertemu hamzah di lain kata. Dibaca panjang 2, 4 atau 5 harakat.

خْوَا: Mad asli atau mad thabi’i sebab huruf wau berharakat fathah berjumpa alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

الشَّ: Alif lam syamsiyah sebab huruf alif lam berjumpa karakter syamsiyah syin. Dibaca idgham (masuk ke aksara syin).

يٰطِ: Mad thabi’i karena huruf ya berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

طِيْ: Mad arid lissukun karena huruf mad jatuh sebelum abjad yang diwaqaf. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 hingga 6 harakat.

وَكَانَ: Mad asli atau mad thabi’i karena huruf kaf berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak bertemu hamzah, huruf bersukun, huruf yang diwaqaf, dan huruf bertasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

الشَّ: Alif lam syamsiyah sebab huruf alif lam berjumpa huruf syamsiyah syin. Dibaca idgham (masuk ke karakter syin).

شَّيٰ: Mad lin karena huruf ya sukun didahului oleh syin berharakat fathah. Dibaca panjang 2 harakat.

طٰ: Mad thabi’i karena huruf tha berharakat fathah bertemu alif dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

بِّهٖ: Mad shilah qashirah karena huruf ha bertemu dengan huruf selain hamzah. Cara membacanya panjang 2 harakat.

كَفُوْ: Mad asli atau mad thabi’i sebab huruf fa berharakat dhamah bertemu wau sukun dan setelahnya tidak berjumpa hamzah, sukun, waqaf, dan tasydid. Cara membacanya panjang 2 harakat.

رًا: Mad ‘iwadh alasannya ra berharakat fathah tanwin dan diwaqaf. Cara membacanya tanwin dihilangkan dan panjangnya 2 harakat.

Demikian penjelasan mengenai hukum tajwid Surat Al Isra Ayat 26–27. Semoga jelas dan bermanfaat. Wallahu a'lam bisshawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini